Membuat Proposal Kegiatan Bersama Kai- Karya Ni Putu Kurnia Ayu Primadani
- RANI LARASSATI
- Apr 25, 2025
- 2 min read

Di sebuah Universitas terbaik di Indonesia, seorang mahasiswa bernama Kai yang duduk di semester 7 sedang mempersiapkan proposal untuk kegiatan sosial yang akan diselenggarakan di kampusnya. Ia ingin membuat acara yang berdampak baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Kai sangat ahli dalam membuat proposal, baginya, ini adalah hal yang sangat mudah dan biasa untuk dilakukan sebagai ketua organisasi sosial. Kai sangat prihatin dengan kondisi lingkungan sekitarnya yang sangat kotor. Bahkan, tidak ada orang yang peduli dengan lingkungannya. Hal itu membuat Kai sangat sedih.
Kai berdiskusi dengan kelompoknya, “Jika bukan aku yang mengubahnya... lalu, siapa?”
Naya selaku anggota kelompoknya pun berkata, “ Aku setuju dengan apa yang kamu katakan, Kai.”
Dia memutuskan untuk tidak mengulur waktu lagi dalam merealisasikan kegiatan sosial itu. Untuk membuat proposal, Kai mendesain sampul proposal dengan rapi, serta menambahkan judul kegiatan yang akan dilakukan, yaitu “Kegiatan Membersihkan Lingkungan Bersama” Tidak lupa juga, Kai menambahkan nama kelompok. Langkah terakhir, Kai menambahkan logo universitas. Dalam latar belakang, Kai menjelaskan masalah yang ingin ia atasi, yaitu kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan sekitar. Ia memilih tema “Bersih untuk Kesehatan dan Kenyamanan bersama” sebagai fokus & tujuan kegiatan, agar semua orang lebih peduli terhadap lingkungan. Tujuan yang dituju oleh Kai adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mengajak mereka berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kai merancang susunan acara yang terdiri dari penyuluhan, aksi bersih-bersih, dan kegiatan interaktif dengan masyarakat yang akan mengikuti kegiatan ini. Kegiatan direncanakan di taman kota pada akhir bulan, agar dapat menarik peserta yang cukup banyak. Kai membentuk tim kepanitiaan yang terdiri dari teman-teman satu organisasinya, dengan setiap orang memiliki tugas yang jelas.
“Tolong laksanakan tugas-tugas yang sudah dibagikan dengan baik,” ucap Kai.
“Baik!” ucap semua anggota kelompok.
Untuk promosi, mereka memanfaatkan media sosial, poster digital dan cetak, serta pengumuman di kampus agar informasi dapat tersebar luas dengan cepat. Tim Bendahara organisasi Kai menyusun estimasi anggaran, mencakup biaya alat kebersihan, konsumsi, dan kebutuhan promosi.
Akhirnya, dalam bagian penutup proposal, Kai berharap acara ini dapat berjalan sukses danmemberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan semangat, ia mengajukan proposalnya dan siap menghadapi tantangan ke depan. Kai menaruh harapan besar kepada kegiatan ini. Dengan kerja keras dan kolaborasi, Kai percaya bahwa kegiatan ini akan membuat perbedaan nyata.

Comments